Berita

Penyerapan Anggaran Sangat Teralambat 24 Oct 2018

Penyerapan Anggaran Sangat Terlambat (Miris)...!!! Triwulan I sudah berlalu, angka penyerapan anggaran disektor belanja publik sangat minimalis sekali.Banyaknya BL yang bersifat pekerjaan sampai dengan bulan April masih sangat sedikit yang melalui pengadaan barang/jasa dieksekusi melalui Agen Pengadaan/Unit Kerja Pengadaan Barang/Jasa (UKPBJ, dulu bernama LPSE saat ini Agen Pengadaan sesuai Perpres 16 tahun 2018). Apakah ini syndrome terkait banyaknya pejabat pengadaan barang/jasa yang diperiksa KPK ataukah kehati-hatian yang berlebihan yg dilakukan oleh mereka..!!! Keterlambatan ini adalah bentuk ketidakpatuhan terhadap apa yg sudah dijadwalkan dalam proses pengadaan barang/jasa melalui kegiatan yg bersifat triwulan. Apakah fungsi rakorpop sebagai evaluasi penyerapan anggaran pembangunan di triwulan I belum dilaksanakan.?? Ataukah sekali lagi, ini dampak &23ketakutan&23 dg adanya penyidikan oleh KPK yg saat ini masih berlangsung. Mestinya para pejabat Kabupaten Kebumen berfikir bahwa dampak keterlambatan ini sangat berpengaruh terhadap pelayanan terhadap publik, khususnya disektor infrastruktur. Belum lagi terhadap jadwal perencanaan anggaran pembangunan bisa menghambat proses-proses selanjutnya, khususnya dalam pembahasan perubahan APBD 2018 sekaligus pembahasan KUAPPAS 2019 (Ingat pengalaman tahun 2017). Transisi regulasi pelaksanaan pengadaan barang/jasa, dari perpres 54 2010 jo perpes 72 2012 jo perpres 4 2015 menuju perpres 16 tahun 2018 menjadi persoalan tersendiri. Untuk diketahui pada 2018 di Pemkab Kebumen ada 4.058 paket pekerjaan di 194 OPD. Dengan 1.175 melalui penyedia jasa dan 2.883 dilakukan secara swakelola oelh masing-masing OPD. Adapun pagu yang sudah masuk LPSE mencapai Rp 736.009.000.000. Dari jumlah itu untuk pagu penyedia senilai Rp 466.559.000.000 dan pagu swakelola mencapai Rp 269.450.000.000. Jumlah pagu yang telah masuk ke LPSE tersebut masih jauh dari belanja langsung pada APBD 2018, yang mencapai Rp 965.466.560.000. Menjadi tugas yang tidak mudah yang harus dilakukan oleh seorang Wakil Bupati Yazid Mahfudz dalam kapasitas sebagai PLT Bupati Kebumen. Tantangan ini harus dijawab secara berkelanjutan, dan semoga semua bisa terurai..!!!


Berita Video